Lab 1.8 Management Service
PENDAHULUAN
Pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari tentang Management Service. Management Service merupakan salah satu bagian penting dalam dunia jaringan maupun sistem operasi yang berfungsi untuk mengatur, memonitor, serta mengendalikan layanan agar dapat berjalan dengan optimal. Dengan memahami Management Service, kita bisa mengetahui bagaimana suatu layanan dikelola, bagaimana cara mengontrol proses yang berjalan, serta bagaimana memastikan agar sistem tetap stabil dan dapat digunakan sesuai kebutuhan. Pada tutorial ini, kita juga akan melakukan pengubahan pada port service sebagai salah satu bentuk pengelolaan layanan agar lebih aman dan sesuai kebutuhan.
STEP BY STEP
1. Persiapan
Pertama-tama, kita akan login ke MikroTik menggunakan user admin dengan password yang masih kosong atau default. Setelah berhasil masuk, masukkan perintah ip service pr pada terminal. Perintah ini digunakan untuk menampilkan daftar IP Service yang tersedia pada MikroTik beserta port yang digunakan oleh masing-masing service. Dengan begitu, kita dapat mengetahui service apa saja yang aktif serta port default yang dipakainya sebelum melakukan perubahan lebih lanjut.
2. Mengubah Port Ip Service
Selanjutnya, kita akan mencoba mengubah port original pada IP Service menjadi port sesuai keinginan kita. Tujuannya adalah agar tidak banyak orang yang dapat mengakses MikroTik kita dengan mudah. Sebagai contoh, di sini saya akan mengubah port Telnet. Caranya dengan memasukkan perintah ip service set numbers=0 port=2323 lalu tekan Enter. Setelah itu, untuk memastikan koneksi dan melihat alamat IP MikroTik yang sedang digunakan, masukkan perintah ip address pr. Dengan begitu, kita dapat mengetahui alamat IP MikroTik beserta port baru yang sudah kita atur.
3. Mencoba Login Mikrotik dengan Telnet yang Port nya telah diubah
Selanjutnya, kita akan mencoba login ke MikroTik menggunakan Telnet dengan port yang sudah kita ubah sebelumnya. Caranya, buka CMD pada komputer lalu ketikkan perintah Telnet 192.168.137.36 [IP MikroTik kalian]. Hasilnya, kita tidak dapat login karena port default Telnet (23) sudah kita ubah menjadi 2323.
Untuk bisa login, kita perlu menambahkan port baru di belakang alamat IP. Masukkan perintah Telnet 192.168.137.36 2323, lalu tekan Enter. Kali ini kita berhasil masuk, karena telah menggunakan port baru sesuai yang sebelumnya kita atur. Dan kalian bisa login ke mikrotik dengan user admin,dll.
4. Mengubah Port Ip Service yang lain
Sekarang kita akan mencoba mengubah port IP Service yang lain, yaitu WWW atau WebFig. Pertama, buka terminal MikroTik lalu masukkan perintah IP Service Pr untuk melihat daftar service, sekaligus mengetahui pada nomor berapa dan port yang digunakan oleh www/webfig. Setelah itu, masukkan perintah IP Service Set Numbers=2 Port=8080 lalu tekan Enter. Dengan begitu, port default WebFig yang awalnya 80 kini sudah berubah menjadi 8080.
5. Mencoba Login Mikrotik dengan WWW/Webfig yang Port nya telah diubah
Sekarang kita coba login ke WebFig menggunakan port yang sudah diubah. Caranya, masukkan alamat IP MikroTik pada kolom search browser lalu tekan Enter. Hasilnya, ternyata MikroTik tidak bisa diakses karena port default WebFig (80) sudah kita ubah menjadi 8080.
Untuk bisa masuk, kita perlu menambahkan port baru di belakang alamat IP tersebut. Misalnya, masukkan 192.168.137.36:8080 lalu tekan Enter. Kali ini WebFig berhasil terbuka, karena kita sudah menambahkan port baru sesuai dengan pengaturan yang telah dibuat sebelumnya, sama seperti saat mengubah port Telnet tadi.
Kesimpulan
Dalam tutorial ini, kita telah mempelajari cara melihat dan mengubah port IP Service pada MikroTik, termasuk Telnet dan WebFig. Dengan mengubah port service sesuai kebutuhan, kita dapat meningkatkan keamanan jaringan agar tidak mudah diakses oleh orang yang tidak berwenang. Proses login menggunakan port baru juga telah dicontohkan, sehingga kita bisa memastikan perubahan berjalan dengan baik.
Jika kalian ingin mengubah port IP Service yang lain, langkahnya sama seperti dua tutorial sebelumnya: cek nomor dan port service menggunakan IP Service Pr, kemudian ubah port sesuai keinginan dengan perintah IP Service Set Numbers=… Port=…. Setelah itu, pastikan melakukan login atau akses menggunakan port baru yang sudah diatur.
PENUTUP
Dengan menyelesaikan tutorial ini, kalian sekarang sudah memahami cara mengelola dan mengubah IP Service pada MikroTik, mulai dari melihat service yang aktif hingga mengubah port untuk meningkatkan keamanan. Semoga panduan ini bermanfaat dan memudahkan kalian dalam mengelola MikroTik sesuai kebutuhan. Terus praktikkan langkah-langkah yang telah dibahas agar keterampilan kalian dalam manajemen jaringan semakin terasah.
Komentar
Posting Komentar