Lab 1.1 Tutorial Instalasi Mikrotik di PNETLAB
Pendahuluan
PNETLab adalah platform emulasi jaringan berbasis web yang digunakan untuk membuat dan menguji topologi jaringan secara virtual. Manfaatnya, kita bisa belajar dan berlatih konfigurasi tanpa perangkat fisik. Pada tutorial ini, PNETLab akan digunakan untuk menginstal Mikrotik sebagai media latihan jaringan.
1. Buka File Explorer
a. Cari File PNET.ova yang sudah dipersiapkan.
b. Klik kanan pada mouse, lalu pili open with
2. Set Nama di VMWare
a. Setting nama VMWare yang telah di import tadi di .ova. Berikan nama, contohnya Marsa Pnet. Lalu klik Import.
3. Login Mikrotik di VMWare
a. Tunggu Loading selesai lalu akan muncul seperti ini. Lalu catat IP. (Setiap Devices memiliki IP yang berbeda).
b. Setelah itu arahkan Cursor ke panel hitam yang ada di VMWare, dan klik kiri. Lalu klik Enter. Jika sudah muncul masukan Username (isi "root"), klik enter nantiakan muncul Password (isi "123" tapi nanti tidak muncul) klik enter.
c. klik Enter, nanti akan disuruh masukkan password lagi, "123" enter, dan ulangi sekali lagi. setetelah itu akan muncul seperti gambar dibawah ini. Masukkan DNS bebas dan diakhiri ".net". lalu klik enter untuk mengikuti tiap step nya.
d. Login ulang, Username "root", dan Password "123".
4. Setting Bridge NAT
a. Buka VMWare lagi, lalu set up VM yang digunakan tadi lalu pilih Edit virtual machine settings.
b. Hapus Network Adapter yang bertipe "NAT", dengan cara Sellect dan Remove. Lalu klik Network Adapter 2 dan klik tombol Configure pada tab di sebelah kanan, dan pilih koneksi Wifi yang ada tersedia di Laptop/PC.
5. Jalani ulang VMWare
a. Setelah VMWare kita edit, selanjutnya kita jalani ulang VMWare nya, dan login seperti tadi Username "root", Password "123" dan klik enter.
6. Masuk ke Local IP Address
a. Setelah menjalankan atau menyalakan VMWare, minimize VMWare dan buka aplikasi pencarian anda. Setelah itu cari sesuai IP yang telah anda catat tadi.
b. Setelah muncul pilihan Online Mode dan Offline Mode, pilih Offline.
c. Lalu login PNETLAB dengan Usernaem "admin" dan Password "pnet", ubah juga Default Console menjadi HTML. Dan isi Captcha Verification.
7. Tampilan awal dari PNETLAB
a. dibawah ini adalah tampilan awal PNETLAB, lalu kita akan membuat New Lab. Pilih icon yang berbentuk seperti kertas dokumen.
b. Setelah itu tampilannya akan seperti gambar dibawah ini, lalu beri nama "LAB01", dan klik Add di kanan bawah.
8. Penambahan NODE di PNETLAB
a. buka aplikasi WinSCP. Login dengan cara masukan IP yang tadi telah dicatat, masukan Username "root", dan Password "123", dan logi. Jika saat masuk disuruh masukan Password masukan lagi "123".
b. Nanti akan muncul sebuah folder "1" dipanel kanan, ubah dibagian root menjadi /<root>.
c. Pilih file berikut opt/unetlab/addons/qemu. Lalu buat folder baru dengan nama Mikrotik-6.49 (pilih yang Directory)
e. Jika sudah di tarik ubah nama file nya menjadi "hda.qcow2"
9. Create Node di PNETLAB
a. Buat New Object di halaman PNETLAB. Klik kanan di halaman PNETLAB, pilih Node, pertama pilih Mikrotik, lalu scroll ke bawah sampai menemukan qemu, sellect all, dan hapus, lalu save.
b. Untuk New Object ke dua, pilih VPC, scroll kebawah dan save.
c. Untuk New Object ke 3 pilih Network, ganti gambarnya menjadi cloud, dan save.
e. Arahkan Cursor di salah satu Object nanti akan muncul gambar seperti obeng berwrna oren, itu bisa ditarik dan di sambungkan ke salah satu object yang lain. Buat seperti ini (Net terhubung dengan Mikrotik, Mikrotik menghubungkan juga ke VPC)
f. Selesai
Kesimpulan
Penggunaan PNETLab untuk menginstal Mikrotik memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mempelajari dan mempraktikkan konfigurasi jaringan secara virtual. Dengan metode ini, proses belajar menjadi lebih fleksibel, hemat biaya, dan aman tanpa memerlukan perangkat fisik.















Komentar
Posting Komentar