Lab 1.7 Management and User
PENDAHULUAN
Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba mengganti nama user admin menjadi nama kita sendiri, serta menambahkan user baru. Selain itu, kita juga akan mempelajari fungsi dari berbagai group yang tersedia di MikroTik.
STEP BY STEP
1. Mengubah Identity.
2. Menambahkan User Baru (Full).
Kedua, kita akan menambahkan user baru. Sebelum itu, kita lihat daftar user yang ada dengan command user pr. Ternyata hanya ada user admin saja dengan group full. Kita lakukan penambahan user baru dengan command user add name=marsa(nama bebas) group=full password=marsa(bebas), dan user baru sudah berhasil dibuat.
3. Menguji apa saja yang bisa User baru (Full) lakukan.
Sekarang kita coba login dengan user baru untuk mengetahui apa saja yang bisa dilakukan. Tekan Ctrl+D untuk login ulang, lalu masukkan nama user yang tadi dibuat dan password-nya. Supaya terminal lebih bersih, tekan Ctrl+L.
Selanjutnya, kita uji apa saja yang bisa user ini lakukan. Kita lihat interface yang ada dengan command ip address pr, lalu coba menambahkan IP baru dengan command ip address add address=192.168.210.1/24 interface=ether5 dan tekan Enter. Ternyata user ini bisa menambahkan IP baru. Lalu kita coba menambahkan user lain dengan command user add name=noval-read(nama bebas-read) group=read password=noval(bebas), dan ternyata user baru dengan group read juga berhasil dibuat. Dengan cara ini, kita bisa mengetahui fungsi dari berbagai group di MikroTik.
4. Menguji apa saja yang bisa User (Read) lakukan.
Karena tadi pada user marsa kita membuat user baru namun groupnya diubah dari Full menjadi Read, sekarang kita akan melihat apa saja yang bisa dilakukan user dengan group Read di MikroTik. Pertama, login terlebih dahulu dengan menekan Ctrl+D, lalu masukkan username dari user dengan group Read beserta password yang sudah diberikan. Ketik Ctrl+L supaya terminal lebih bersih.
Kemudian, masukkan perintah ip address pr, dan ternyata daftar IP muncul. Lalu kita coba menambahkan IP baru dengan perintah ip address add address=192.168.200.1/24 interface=ether4, namun ternyata tidak bisa. Ini berarti user dengan group Read tidak memiliki izin untuk menambahkan IP, dan juga tidak bisa menambahkan user baru. Kesimpulannya, user dengan group Read hanya dapat membaca konfigurasi, namun tidak bisa menambahkan IP maupun users.
5. Menambahkan Users (Write).
Kita akan menambahkan Users baru dengan group Write. Login dengan Users admin/marsa(user kalian di awal) dengan password yang kalian buat. Masukkan perintah user add name=fariz-write group=write password=fariz, lalu tekan Enter. Setelah itu, kita lihat apakah user tersebut sudah dibuat dengan mengetik perintah user pr, dan ternyata sudah muncul dalam daftar. Selanjutnya, kita login ke user baru tersebut dengan menekan Ctrl+D, dan untuk membersihkan tampilan terminal, tekan Ctrl+L.
6. Mengetahui apa saja yang bisa User (Write) lakukan.
Sekarang kita lihat apa saja yang bisa dilakukan oleh user dengan group Write. Masukkan perintah ip address pr, dan ternyata user ini dapat melihat interface yang ada pada MikroTik. Selanjutnya, kita coba menambahkan IP baru dengan perintah ip address add address=192.168.200.1/24 interface=ether4, dan ternyata user ini berhasil menambahkan IP pada MikroTik.
Jika user dengan group Write bisa menambahkan IP, kita coba lihat apakah user ini juga bisa menambahkan user baru. Masukkan perintah user add name=rafa group=full password=rafa, namun ternyata user ini tidak bisa menambahkan user baru.
7. Menambahkan User, Address User
Sekarang kita akan menambahkan user terakhir. Login menggunakan user admin atau user pertama yang kalian buat, lalu masukkan perintah user add name rafa=group full password=rafa address=192.168.111.2, kemudian tekan Enter. Dengan cara ini, kita menambahkan user yang memiliki alamat IP pada salah satu VPC yang kalian miliki.
8. Login User di Winbox64.exe
Terakhir, kita akan melihat apakah user pertama yang kita buat bisa login ke Winbox. Langkah pertama, di MikroTik kita cek terlebih dahulu IP yang terhubung dengan internet dengan mengetik perintah ip address pr. Setelah itu akan muncul beberapa IP, dan jika ada IP yang interface-nya berada di ether1, maka IP tersebut adalah IP dari MikroTik kita.
Selanjutnya, buka aplikasi Winbox64.exe. Pada bagian connect to, masukkan IP tadi. Kemudian pada bagian login, gunakan user yang sebelumnya sudah kita buat dengan group Full, dan jangan lupa masukkan password-nya. Hasilnya, kita dapat login ke Winbox menggunakan user yang telah kita buat sebelumnya.
Kesimpulan:
PENUTUP
kita telah berhasil mencoba mengelola user di MikroTik mulai dari mengubah identity, menambahkan user baru, hingga memahami perbedaan fungsi masing-masing group. Dengan latihan ini, diharapkan pembaca dapat lebih memahami cara memberikan hak akses yang tepat kepada setiap user sesuai kebutuhan. Semoga tutorial ini bermanfaat dan bisa menjadi panduan dalam praktik sehari-hari.
















Komentar
Posting Komentar